Ringkasan Skripsi Q
KELELAWAR KELELAWAR KELELAWAR,,,,Yg Membuat ku menjadi Sarjana Kehutanan Setelah berbulan2 menyelesaikan skripsi Yang banyak sekali halangan dan cobaannya,tapi Alhamdulilah akhirnya selesai juga….
ini dia Ringkasan Skripsi ku….
RINGKASAN SKRIPSI
M. Wahyu Rhomadhani.”Keanekaragam Jenis Kelelawar Pemakan Serangga (Microchiroptera) Pada Kawasan Perkebunan PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau”, dibawah bimbingan Bapak Ir. Bachrun Nurdjali, M. Si selaku Dosen Pembimbing Utama dan Bapak Hafiz Ardian, S. Hut, M.P selaku Dosen Pembimbing Pembantu.
Kelelawar merupakan satwa yang memiliki fungsi penting secara ekologis, Khususnya kelelawar pemakan serangga yang peranannya sangat membantu dalam pengendali populasi serangga, proses regenerasi hutan serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem suatu kawasan. Kawasan perkebunan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau merupakan salah satu kawasan hutan yang telah mengalami perkonversian lahan hutan menjadi lahan perkebunan. Adanya perkonversian inilah merupakan ancaman terhadap keberadaan kelelawar khususnya kelelawar pemakan serangga, disamping dari fungsinya sebagai pengendali hama, sehingga pengetahuan mengenai jenis kelelawar pemakan serangga merupakan informasi penting dalam mempelajari peranannya menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan perkebunan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis kelelawar pemakan serangga (Microchiroptera) pada Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang keberadaan jenis kelelawar pemakan serangga (Microchiroptera) pada kawasan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau dan penyebaran jenisnya di Kalimantan Barat. Sehingga informasi yang diperoleh memberikan gambaran awal tentang potensi keanekaragaman hayati terutama kelelawar pemakan serangga (Microchiroptera) agar dapat dijadikan pertimbangan dalam pengelolaan kawasan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara XIII Kabupaten Sanggau.
Penelitian ini menggunakan metode tangkap lepas dengan menggunakan jaring kabut (Mist net) sebanyak 6 buah. Jaring kabut diletakan secara purposive yaitu dengan memperhatikan jalur lalu lintas kelelawar pada setiap lokasi penelitian yaitu di daerah hutan, daerah peralihan dan daerah kebun kelapa sawit. Kelelawar yang tertangkap dilakukan pengukuran dan identifikasi, kemudian ditandai dan dilepaskan kembali.
Dari hasil penelitian, kelelawar pemakan serangga yang tertangkap sebanyak 27 individu tergolong dalam 3 famili dan 5 jenis antara lain Barong Raksasa (Hipposideros diadema), Prok-bruk Hutan (Rhinolopus affinis), Ladam Lapet Kuning (Rhinolopus trifoliatus), Kelelawar Buluh Besar (Tylonycetris robustula), Nighi Sayap Sempit (Pipistrellus stenopterus). Dengan jumlah individu berkelamin jantan sebanyak 18 ekor dan betina sebanyak 9 ekor.
Indeks keanekaragaman jenis terbesar ditemukan pada daerah peralihan (0,4729), indeks dominansi terbesar terdapat pada perkebunan kelapa sawit (0,5556), indeks kemerataan terbesar terdapat pada daerah peralihan (0,99115), indeks kekayaan jenis terbesar terdapat pada daerah peralihan (2) dan indeks kesamaan jenis terbesar terdapat antara daerah peralihan dan perkebunan kelapa sawit (0,75). Secara keseluruhan jenis yang berhasil teramati yang paling dominan berturut-turut adalah Pipisterllus stenopterus (0,08779), Hipposideros diadema (0,04938), Rhinolopus affinis (0,04938), Rhinolopus trifoliatus (0,03429) dan Tylonycetris robustula (0,00549)
- Posted in: Forestry



Waahhh ada Blogger pontianak nech.. salam akrab saja yaaa… keren-keren
Berapa lama penelitiannya ya?
Ditandai pake apa?
Thanks
pake jaring kabut n Feild Ttrapp,udah di Ukur di lepasin lagi,
OK thanks Kembali…